Memaafkan Pak Suami Tanpa Mengungkit Masa Lalu

22 Jun 2019

 

Bubu perlu pahami bahwa memaafkan adalah sebuah proses sehingga tidak ada yang instan. Mengelola rasa marah memang perlu dilatih perlahan-lahan, semakin sering dilakukan maka Bubu akan terbiasa mengelola emosinya supaya tidak mengungkit-ungkit kembali.

 

Apakah Bubu pernah merasa sangat kesal, marah, dan kecewa kepada Pak Suami? Misalnya saja kesal ketika Pak Suami mendadak pergi sama teman-teman kantor dan tidak memberitahu kalau pulang malam. Bahkan saat Pak Suami sudah minta maaf, tapi melakukan kesalahan lain jadinya masalah lama suka diungkit-ungkit lagi. Belum lagi kalau terjadi keributan besar yang menyebabkan Bubu sakit hati. Terkadang ada beberapa yang belum tuntas dibahas sehingga Bubu masih suka mengungkit kembali. Jadi, apakah Bubu sudah mau memaafkan?

 

Menurut Brandt (2016), sangat lumrah terjadi pada manusia untuk merasakan marah, ingin balas dendam, dan sulit memaafkan ketika disakiti. Begitu pula dengan masalah-masalah lainnya misalnya perbedaan kebiasaan yang dibawa masing-masing pasangan. Bubu perlu pahami bahwa memaafkan adalah sebuah proses sehingga tidak ada yang instan. Sebelum dapat memaafkan dan tidak mengungkit kembali maka emosi marah, sakit hati, dan dendam perlu dikelola terlebih dahulu.

 

Mengelola rasa marah memang perlu dilatih perlahan-lahan, semakin sering dilakukan maka Bubu akan terbiasa mengelola emosinya supaya tidak mengungkit-ungkit kembali. Berikut hal-hal yang dapat Bubu lakukan:

 

1. Berikan waktu diri sendiri sejenak untuk Bubu. Pemicu apapun yang membuat Bubu kesal, coba tenangkan diri dulu. Momen menenangkan diri dipakai untuk refleksi isu yang terjadi misalnya apa sih yang membuat Bubu marah dan apa saja dampaknya. Dengan mengetahui apa penyebab dan dampaknya, akan membantu Bubu untuk perlahan-lahan bagaimana meresponnya dengan lebih positif. Bubu dapat menenangkan diri dengan kegiatan yang Bubu senangi seperti membaca, memasak, atau sekedar menonton drama Korea.

 

2. Selesaikan kembali masalah dengan Pak Suami. Berdiskusi dengan pasangan tidak hanya mengenai hal-hal yang menyenangkan tetapi juga hal-hal apa saja yang dapat membuat Bubu kesal atau marah. Setelah Bubu tenang, ciptakan situasi kondusif yang netral misalnya ketika makan malam berdua atau saat pillow talk sehingga dapat fokus menyampaikan hal apa yang selalu membuat Bubu menjadi marah atau kecewa.

 

Namun, jika Bubu masih sulit meregulasi diri terhadap rasa marah hingga sulit berdiskusi dengan Pak Suami serta berpengaruh pada rutinitas Bubu, ada baiknya konsultasikan ke konselor pernikahan.

 

3. Buatlah kesepakatan bersama. Jika sudah berdikusi dan menemukan solusi bersama, Bubu perlu membuat kesepakatan dengan Pak Suami untuk tidak mengulang kembali. Pak Suami tidak mengulang apa yang membuat Bubu kesal, sebaliknya Bubu juga tidak mengungkit kembali masalah yang pernah ada.

 

Semoga dengan memahami rasa marah dan rasa sakit kita, Bubu dapat menyelesaikan masalah dengan Pak Suami. Dengan begitu, Bubu dapat lebih mudah menjalani proses untuk memaafkan dan tidak mengungkit-ungkit kembali apa yang sudah terjadi di masa lalu. Dalam sebuah pernikahan, bukan berarti Bubu tidak dapat mengungkapkan rasa marah dan kecewa tetapi bagaimana dapat menjelaskan rasa marah dan kecewa dengan baik (Gottman, 2016).  




Referensi:

 

Toussaint, Loren & Worthington, Everett & Tongeren, Daryl & Hook, Joshua & Berry, Jack & Miller, Andrea & Miller, Andrea. (2016). Forgiveness Working: Forgiveness, Health,

and Productivity in the Workplace. American journal of health promotion: AJHP 32(1) 

 

Lichtenfelt, Stephanie & Buechner, Vanessa L. & Maier, Markus A. & Fernandez-Capo, Maria. (2015). Forgive and Forget: Differences between Decisional and Emotional Forgiveness.   10.1371/journal.pone.0125561

Brandt, Andrea. (2016). Psychological Today: “How Do You Forgive Even When It Feels Impossible?” https://www.psychologytoday.com/intl/blog/mindful-anger/201409/how-do-you-forgive-even-when-it-feels-impossible-part-1

 

https://www.healyourlife.com/sub-topic/forgiveness-0

 

https://www.gottman.com/blog/how-to-be-kind-when-youre-upset-with-your-partner/

 

 

Oleh : Carmelia Riyadhni, S.Psi